Tegalrejo –­ Menurut kalender pendidikan Yayasan Syubbanul Wathon tahun ajaran 2021-2022, pada tanggal 10 September sampai 16  September 2021 akan diadakan Penilaian Harian Bersama (PHB) semester gasal. PHB atau yang tadinya disebut PTS ini dilakukan bertujuan untuk mengambil nilai siswa hasil belajar selama tiga bulan pertama dan untuk mengukur kemampuan siswa agar bisa melanjutkan materi selanjutnya.

                Di Madrasah Tsanawiyah Sybbanul Wathon, PHB dilakukan  di masing-masing Unit Syubbanul Wathon. Bagi siswa MTs sebelum melakukan PHB harus menyelesaikan setoran hafalan. Hafalan-hafalan yang sudah ditentukan sesuai dengan tingkat kelasnya. Seperti halnya angkatan Chisan atau kelas VII wajib menyelesaikan hafalan Surat An-Nas sampai Al-Zalzalah; Barizan atau kelas VIII wajib menuntaskan surat Al Muthoffifin sampai At-Takwir ; serta Alyan atau kelas IX wajib menyelesaikan bait imrithi 1-150.

Nurul Fatimah S.Pd selaku ketua panitia PHB mengatakan,  “Syarat ketika mengikuti  PHB adalah setoran, jika setoran yang sudah dilakukan belum selesai maka siswa tersebut tidak boleh mengikuti PHB”

               Cara yang efektif untuk menghadapi PHB adalah belajar, belajar tidak harus mengejar suatu pelajaran dalam semalam, tapi juga dengan memperhatikan pelajaran saat kegiatan belajar mengajar dilakukan. Nurul Fatimah S.Pd juga berpesan agar selalu menjaga pola makan, menjaga pola tidur, dan belajar agar PHB nanti bisa mendapat hasil yang maksimal.

Berikut ini tata tertib peserta Penilaian Harian Bersama semester gasal:

  1. Peserta PTS memasuki ruangan setelah tanda masuk dibunyikan, yakni 10 (sepuluh) menit untuk
    jam pertama dan 5 (lima) menit untuk jam kedua sebelum PTS dimulai.
  2. Peserta PTS yang terlambat hadir hanya diperkenankan mengikuti PTS setelah mendapat izin
    dari ketua penyelenggara PTS tingkat sekolah, tanpa diberi perpanjangan waktu.
  3. Peserta PTS dilarang membawa alat komunikasi elektronik dan kalkulator ke sekolah/madrasah.
  4. Tas, buku, dan catatan dalam bentuk apapun dikumpulkan di depan kelas di samping pengawas.
  5. Peserta PTS menyediakan sendiri alat tulis yang dibutuhkan, kecuali yang telah disediakan
    panitia.
  6. Peserta PTS wajib membawa kartu tanda peserta ujian. Apabila tidak membawa kartu segera
    menghadap panitia PTS Genap guna meminta kartu ujian sementara dengan denda Rp 2000
    maupun kartu tetap dengan denda Rp 5000.
  7. Peserta PTS mengisi daftar hadir dengan menggunakan pulpen yang disediakan oleh
    pengawas ruangan.
  8. Peserta PTS mengisi identitas pada lembar jawab secara lengkap dan benar.
  9. Peserta PTS yang memerlukan penjelasan cara pengisian identitas pada lembar jawab dapat
    bertanya kepada pengawas ruang PTS setelah ada tanda waktu mulai ujian.
  10. Selama PTS berlangsung, peserta PTS tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan ujian.
  11. Peserta PTS yang memperoleh naskah soal yang cacat atau rusak, pengerjaan soal tetap
    dilakukan sambil menunggu penggantian naskah soal PTS.
  12. Peserta PTS yang meninggalkan ruangan setelah membaca soal dan tidak kembali lagi sampai
    tanda selesai dibunyikan, dinyatakan tidak mengikuti ujian.
  13. Peserta PTS yang telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu PTS berakhir tidak
    diperbolehkan meninggalkan ruangan sebelum berakhirnya waktu ujian.
  14. Apabila peserta PTS telah selesai mengerjakan soal sebelum waktu ujian berakhir,
    diperbolehkan meninggalkan meja dan diperkenankan untuk menyiapkan ujian berikutnya
    selama mendapat persetujuan pengawas.
  15. Peserta PTS berhenti mengerjakan soal setelah ada tanda berakhirnya waktu ujian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *