Oleh: Ibu Nasihatul Khoeriyah, S.Pd.

Umat Islam percaya jika ada waktu-waktu tertentu (special moment), baik dalam hitungan jam, hari, bulan, maupun tahun yang berbeda dengan waktu-waktu lainnya. Begitu pula ada beberapa tempat yang juga memiliki keunggulan dibandingkan dengan tempat-tampat lain di muka bumi ini.

Terkait waktu misalnya, jika seorang muslim melakukan salat sunnah dua rakaat yang mengiringi salat wajib (rawatib) sebelum subuh, maka nilainya lebih utama dari dunia dan segala isinya, dalam hitungan minggu kita mengenal kemuliaan hari Jumat, juga keagungan Bulan Ramadhan sekali dalam setahun. Selain itu, ada beberapa waktu yang mendapat perhatian khusus dari Nabi untuk melakukan ragam ritual, termasuk pada bulan dan hari ini dan lebih utama lagi jika menggenjot ibadah pada sepuluh hari pertama dan hari ke-10 di Bulan Muharram.

Bagi masyarakat muslim, Muharram (‘Asyura) dalam bahasa jawa biasanya di sebut suro merupakan momentum mulia karena menjadi bulan pembuka tahun baru, atau disebut sebagai “Hari Raya Umat Islam”.

Dalam kitab Lathaifut Thaharah wa Asrarus Shalah tentang kemuliaan bulan Muharram: “Bahwa awal Muharram adalah tahun barunya seluruh umat Islam. Adapun tanggal 10 Muharram adalah “hari raya” yang digunakan untuk bergembira dengan shadaqah. Hari raya ini adalah untuk mensyukuri nikmat Allah, bukan hari raya dengan shalat. Tetapi hari raya dengan pakaian rapi dan memberikan makanan kepada para faqir”.

Menurut mayoritas ulama’ bulan Muharram adalah satu di antara bulan-bulan yang mulia (al-asyhur al-hurum), diantaranya Dzulqadah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Pada bulan Muharrom diharamkan berperang. Ia dipandang bulan yang utama setelah bulan Ramadhan. Oleh karenanya, kita disunnahkan berpuasa terutama pada hari ‘Asyura yakni tanggal 10 Muharram. Sebagaimana hadits:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

“Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).

Dari Ibnu Abbas RA berkata Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa berpuasa di hari ‘Asyura (10 Muharam), maka Allah SWT memberinya pahala 10.000 malaikat dan barangsiapa yang berpuasa di hari Asyura’ (10 Muharam) maka diberi pahala 10.000 orang berhaji dan berumrah, dan 10.000 pahala orang mati syahid. Barangsiapa mengusap kepala anak-anak yatim di hari tersebut, maka Allah SWT menaikkan dengan setiap rambut satu derajat. Barangsiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin di hari Asyura’, maka seolah-olah dia memberi makan seluruh umat Rasulullah SAW yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka.”

Selain yang disebutkan hadits di atas, puasa di bulan ‘Asyura memiliki manfaat lain, yaitu: menghapuskan kesalahan setahun yang lalu. Hal ini jelas tertulis di dalam hadits berikut ini: “Puasa ‘Asyura menghapus kesalahan setahun yang telah lalu.” (HR. Muslim).

Keutamaan bulan Muharram tidak perlu diragukan lagi, untuk itu harus kita isi dengan amalan-amalan yang baik, sehingga momen tersebut benar-benar bernilai dan bermanfaat, baik secara individual maupun sosial. Para ulama mendifinisikan amalan-amalan yang bisa kita lakukan pada bulan yang mulia ini atau bulan Muharram, diantara amalan-amalannya adalah: Melakukan sholat, berpuasa, menyambung silaturrahim, bersedekah, memakai celak mata, berziarah ke makam para waliyullah, menjenguk orang sakit, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, mengusap kepala anak yatim, membaca surah al-Ikhlas 1000 kali.

Dan tentunya amalan-amalan seperti ini akan semakin memperkuat hubungan antara manusia dengan Allah, juga memperkuat hubungan antara manusia dengan manusia. Semoga bergantinya tahun menjadi perantara bergantinya keadaan hidup sehingga menjadi lebih baik dari sebelumnya. Jangan lupa meluangkan waktu untuk memanjatkan doa tepatnya pada akhir dan awal tahun. Semangat memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *