Oleh: Ibu Umi Arifah, S.Pd

Setiap tahun banyak negara memeringati Hari Konstitusi seperti negara Jepang, Inggris, Jerman,dll. Banyak negara yang menjadikan Hari Konstitusi sebagai hari libur, sedangkan beberapa negara memeringatinya tapi bukan hari libur umum. Hari Konstitusi biasa dirayakan pada ulang tahun penandatanganan, promulgasi atau adopsi konstitusi tersebut, atau untuk merayakan perubahan menjadi monarki konstitusional

Sebelum membahas lebih lanjut penulis ingin mengajak pembaca mengetahui apa itu konstitusi. Konstitusi menurut KBBI adalh segala ketentuan dan aturan tentang ketatanegaraan. Konstitusi sendiri memuat aturan-aturan maupun prinsip-prinsip dasar yang menjadi acuan dari aturan lainnya, dalam hal ini konstitusi yang dimaksud adalah Undang-Undang Dasar Negara republic indonesia 1945, dimana segala bentuk peraturan yang berlaku di negara Indonesia haruslah berlandaskan pada UUD 1945.

Gagasan awal diperingatinya tanggal 18 Agustus sebagai Hari Konstitusi Indonesia dari sebuah artikel yang ditulis Mochamad Isnaeni Ramdhan dengan judul  Hari Konstitusi Indonesia dan dimuat dalam Harian Suara Karya pada hari Jum’at, 15 Agustus 2008. Tidak terlepas dari sejarah kemerdekaan, Hari Konstitusi Negara Republik Indonesia mempunyai makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia  karena pada tanggal ini sidang PPKI I dilaksanakan, dalam sidang tersebut banyak peristiwa penting yang  mengubah bangsa ini seperti mengesahkan UUD sebagai landasan hukum dasar berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengangkat presiden dan wakil presiden, membentuk komite nasional. Melihat akan pentingnya hari itu maka MPR dalam lembaga mendeklarasi peringatan konstitusi Republik Indonesia pada tanggal 18 Agustus 2008 yang ditandatangani oleh pimpinan MPR dan Pimpinan DPD.

Peringatan hari konstitusi Indonesia mempunyai tujuan agar seluruh bangsa Indonesia mempunyai kesadaran agar tetap memantau amanat konstitusi demi terwujudnya cita-cita bangsa Negara Republik Indonesia.

Mengawal serta meksanakan evaluasi dan refleksi atas apa yang telah dilakukan oleh penyelenggara negara dalam menjalankan amanat konstitusi demi terwujudnya tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan pembukaan UUD 1945 untuk melindungi segenap bangsa Indonesia memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekan perdamaian abadi dan keadilan sosial. Evaluasi dan refleksi dilakukan demi terwujudnya sistem tata negara yang pelaksanaanya  berdasar aspirasi rakyat.

 Menurut sudut pandang penulis sangatlah penting pemberian asupan kesadaran konstitusi bagi semua aspek negara, karena konstitusi ibarat sebuah intisari dari surat dalam kitab suci negara tanpa melupakan usaha  edukasi dan pengawasan bagi bangsa (masyarakat) serta evaluasi dan refleksi bagi penyelengara negara (MPR dan DPR). Peringatan hari konstitusi sangatlah penting untuk diadakan sebagai alarm pengingat sehingga dengan adanya peringatan ini kembali mengingatkan tentang tujuan inti dan dasar hukum  negara didirikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *